judi online
 

Home / Berita Bola / Piala Dunia 2018 – Khawatir Rasis, Danny Rose Larang Keluarga Datang Ke Piala Dunia 2018

 

Piala Dunia 2018 - Khawatir Rasis, Danny Rose Larang Keluarga Datang Ke Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 – Kini semua pelatih timnas memang memberikan kelonggaran pada semua pemain, karena bisa datang ke Piala Dunia 2018 bersama keluarga, namun tidak bisa berada dalam satu hotel yang sama. Bahkan sudah disediakan akomodasi untuk para WAGs yang akan memberikan dukungan, namun hal ini tidak menjadi pilihan Danny Rose.

Pemain lini belakang timnas Inggris itu malahan melarang semua anggota keluarga yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2018 secara langsung ke Rusia, bukan tanpa alasan. Dirinya memang berasal dari keturunan Afrika, dimana di Rusia masih banyak perlakukan kurang menyenangkan, bahkan bisa jadi pelecehan rasialis.

Hal ini memang jadi alasan kuat, bahkan meminta keluarganya untuk berada di rumah dan memberikan semangat dengan menyaksikan langsung dari layar televisi saja. Pasalnya sudah ada korban yang jatuh sebelumnya, hal ini alami oleh seorang pemain timnas Prancis, dimana memang memiliki kulit gelap. Pertandingan persahabatan

Prancis dan Rusia berlangsung sangat panas, bahkan ada banyak teriakan yel-yel bernada rasialis yang menyakitkan.

Hal ini membuat FIFA hingga turun tangan, bahkan memberikan denda pada Federasi Sepak Bola Rusia (RFA) berupa denda sebanyak 22 ribu pounds atau setara dengan 410 juta rupiah. Ini memang sebuah pelecehan serius, apalagi jika Piala Dunia 2018 akan berlangsung di Rusia, sudah jelas akan banyak pelecehan rasialis yang mungkin saja terjadi, baik di sengaja atau tidak.

Hal ini dikatakan Danny Rose pada Kamis (07/06/2018) lalu yang di kutip oleh The Standart, dimana dirinya tidak khawatir apa yang terjadi pada diri sendiri, namun hal ini tidak ingin terjadi pada keluarganya. Sehingga meminta untuk tidak datang ke Rusia, pasalnya bisa terjadi banyak tindakan rasialis, sekalipun ini hanya kemungkian namun sudah pasti bisa terjadi, apalagi jika tuan rumah sampai kalah.

Bahkan Danny Rose mengaku tidak bermasalah dengan serangan rasialis yang bisa saja terjadi, apalagi jika dirinya menjadi bagian timnas Inggris, namun pemain 27 tahun tersebut ingin tetap fokus dan tidak memilikirkan hal lain selain permainan bersama timnas Inggris ke depan.

Di tambahkan Danny Rose, dirinya tidak ingin bermain dengan rasa kekhawatiran dengan kondisi keluarga yang datang kemari. Ini tentu sangat menyebalkan, karena harus selalu mengkhawatirkan kondisi keluarga dan tidak bisa bermain dengan baik.

Jika pelecehan rasialis tersebut menimpa dirinya, sudah tidak akan dipikirkan bahkan tidak akan memenangaruhi permainan di lapangan. Namun tentu akan berbeda, jika Danny Rose melihat kejadian tersebut menimpa keluarganya, tetapi tidak bisa berbuat apapun.

Bersama Timnas Inggris, Danny Rose nantinya akan bermain di laga pertama berhadapan dengan Tunisia pada Senin (18/06/2018) di Volgograd Arena. Ini akan jadi laga pembuka di Grup G, The Tree Lion akan berhadapan dengan Belgia dan Panama nantinya.

 

About the author: admin

 

 

Recent posts in Berita Bola